Top Up Kost Executive Pertama – Batalkan

Setelah 1 tahun pengurusan Top-Up Kost Executive pertama kami, dan terjadi beberapa kali penundaan karena alasan yang tidak jelas dari pihak bank akhirnya penawaran dari bank untuk top-up kami hentikan. Kami menolak nilai yang ditawarkan yang hanya mendapatkan setengah dari nilai tawaran awal dengan alasan kebijakan pemerintah.

Proses yang sangat lama dan akhirnya hanya mendapatkan setengah menurut saya tidak sebanding dengan kehilangan waktu, momen investasi, dan usaha/kesabaran yang kami korbankan. Satu pelajaran berharga lagi yang kami dapatkan. Jangan menjadikan halangan ini menjadi usaha untuk maju.

Sesuatu yang berjalan cepat diawal belum tentu berakhir dengan manis pula.  Tetap semangat, tetap percaya, dan tetap berusaha – suatu saat pasti ada jalan menuju keberhasilan, namun dibalik penundaan selalu ada berkat tersembunyi…

Iklan

Top-Up, Kost Pertama..

Kami berencana untuk Top-up kost kami yang pertama, karena nilainya sudah naik. Kami baru memasukkan berkas-berkas untuk top-up (slip gaji terbaru, bukti penghasilan lainnya), dan sudah di-survey untuk appraisal nilai properti tersebut.

Uang hasil top-up rencana akan kami belikan tanah dipinggir jalan, yang lumayan ramai. Kami rencana mendirikan ruko untuk bisnis… namun belum ada ide bisnis apa hehehe…. Saat ini sedang menunggu hasil appraisal dan kemungkinan mendapatkan dananya berapa… semoga sukses… amin! (Kos ini sudah kami jual per 20 Sept 2018)

Cerita Tentang Top-Up 200jt

Beberapa minggu yang lalu, sekitar minggu ke-3 September 2010 kami menambah lagi pengalaman baru. Rencananya kami ingin melalukan Top-up terhadap rumah kost kami yang dijadikan agunan pada bank yang telah memberikan kami KPR saat ini. Kami melakukan top-up karena menurut kami rumah kost tersebut telah bertambah nilainya dengan selesainya 3 kamar tambahan. Proses pengajuan sudah kami mulai sejak Agustus, dan telah diappraisal ulang. Baca lebih lanjut