Biaya Dalam Proses KPR…

Tampak_Depan1Banyak yang bertanya kepada saya, biaya apa saja yang timbul dalam proses KPR. Berikut ini biaya-biaya tersebut (dari pengalaman, biaya-biaya ini yang saya bayarkan dalam proses KPR kos-kosan saya):

Baca lebih lanjut

Iklan

Progress Kost Executive 2… PERCAYA!

Setelah 2 bulan kami memutuskan kerjasama dengan kontraktor rumah, kami masih berjuang untuk menyelesaikan rumah kost kami ini. Sangat berat untuk dijalani karena kost tersebut belum menghasilkan namun cicilan KPR harus terus dibayar… wow 20 bulan sudah berlalu sejak dimulai pembangunan, 2 Juni 2012.

Perlahan tapi pasti kami terus berusaha menyelesaikan kost tersebut. Hari berganti hari, sedikit demi sedikit titik cahaya diujung lorong gelap semakin membesar. Kami percaya atas perkenan-Nya suatu hari nanti kami akan keluar dari lorong ini dan merasakan hangatnya sinar surya menerpa wajah-wajah ceria kami… Hal inilah, Percaya dan Perkenan-Nya, yang terus memacu semangat kami untuk terus berusaha.

Saat ini kami sedang membuat cor atap penutup tangga ke lantai 3, dimana diatas penutup tersebut akan dipasang 3 tanki air untuk kebutuhan penghuni kost. Seluruh tembok sudah selesai di plamir ulang karena sebelumnya plamir sangat tipis sehingga saat pengecatan tembok akan lebih lancar, wiring ulang listrik sudah selesai, pemsangan koneksi ke pemanas air tinggal menunggu tangki air selesai dipasang…

Setelah semua ini selesai, langkah besar lanjut adalah bagaimana cara agar setiap kamar dapat dilengkapi dengan furniturnya beserta perlengkapan lain seperti AC, Spring Bed, dll.

Tetap semangat walaupun jalan mendaki menuju puncak bukit yang sangat menguras tenaga, stamina, pikiran, dan dana masih ditapaki selangkah demi selangkah… puncak bukit sudah dekat, cahaya diujung lorong gelap semakin membesar… pemandangan indah dari puncak bukit dan hangatnya sinar surya sudah menanti… PERCAYA!

Sukses selalu!

Progress Kost Executive 2… Kontraktor Kami Hentikan

Setelah pembangunan dimulai pada 2 Juni 2012, akhirnya kontraktor yang melaksanakan pembangunan dengan berat hati kami hentikan pada 2 Januari 2014.  Karena memang tidak ada niat baik yang dilakukan oleh kontraktor, pekerjaan semakin lambat karena kontraktor memiliki kontrak baru dengan orang lain…. wow sangat tidak profesional.

Banyak kerjaan yang tidak sesuai yang disepakati, beberapa pekerjaan wiring listrik kembali ditata ulang… pipa air dicek ulang, lantai dibiarkan kotor banyak sisa semen mengering di atas lantai… dak di lantai 3 banyak yang retak-retak sehingga bocor ke lantai 2, pekerjaan pemasangan sanitasi (posisi wc yang salah, jenis wc yang salah), dan masih banyak lagi.

Mulai tanggal 2 Januari 2014 kami harus mencari tukang sendiri, sangat berat memang. Semoga Tuhan menolong kami menyelesaikan yang ditinggalkan dan kost kami dapat segera berjalan dengan baik. Semoga kontraktor tersebut diberkati Tuhan dalam segala usahanya, amin!

Sukses selalu!

Progress Kost Executive 2… Penundaan Berkelanjutan

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Setelah dimulai 2 Juni 2012, pada slideshow adalah progress pada 06 Desember 2013. Wow lama sekali sudah 1,5thn sejak dibangun dimulai ternyata belum selesai. Kontraktornya tidak bekerja sesuai yang diharapkan dalam hal jadwal kerja. Saat ini hanya 2 tukang yang ditugaskan bekerja di tempat kami. Alasannya karena banyak proyek baru, tapi kok bangunan kami yang dikorbankan. Walah… yang begini ini tidak bertanggungjawab, setiap ditanya katanya mau bantu kami tapi ya kok seperti ini.

Sudah minta uang tambahan tapi jadwal kerja dimolorkan… kami yang berat dengan cicilan ke bank sementara tidak ada pemasukkan 😦 …. kami sudah berikan jadwal akhir 20 Desember 2013 selesai ataupun tidak selesai bangunan akan kami ambil alih. Ya… kami kecewa berat dengan hasil kerja kontraktor seperti ini…

Semoga rekan-rekan tidak mendapatkan kontraktor yang bekerja seperti ini. Sudah beberapa orang yang menanyakan kos kami namun kami tidak bisa berbuat apa-apa karena bangunan belum selesai. Semua jadwal jadi tertunda, seperti pembelian furniture, dll… uang kami juga habis untuk bayar cicilan bank… terus kami ditolong apa ya oleh kontraktor/developer seperti ini.

Kami tetap optimis mampu menyelesaikan kos ini walaupun harus kami tangani sendiri jika tanggal 20 Desember masih tidak selesai. Kami hanya bisa mendoakan semoga kontraktor menyadari kesulitan yang kami hadapi karena penundaan ini, dan semoga kontraktor tetap sukses dalam segala usahanya…. demikian juga dengan usaha kami, amin!

Bagi pelanggan yang sudah menanyakan kost kami ini, mohon bersabar. Semoga awal tahun 2014 sudah bisa beroperasi… sukses selalu!

Pengalaman Terbang Kembali Bersama Garuda Indonesia…

Pada tanggal 31 Juli 2013, saya terbang menggunakan Garuda Indonesia. Saat check in sampai terbang semua berjalan dengan lancar. Jam boarding tepat 19.15 sesuai dengan yang tertera di boarding pass… dan pesawat mulai bergerak sesuai dengan jam keberangkatan 19.35… ternyata semua tepat waktu.

Saat check in saya meminta kursi dibagian dekat jendela, menurut petugas check in yang tersedia hanya tinggal sebelah jendela darurat no 14A untuk pesawat Boing 737/800… dan saya mengiyakan.  Ternyata hal tersebut menguntungkan bagi saya karena saat naik pesawat saya lihat jarak celah untuk kaki terlalu sempit untuk ukuran saya (tinggi saya sekitar 175cm), sementara celah untuk kaki pada deretan kursi di jendela darurat cukup lebar.

Selama penerbangan semua berjalan lancar, fasilitas yang disediakan seperti alat hiburan berfungsi dengan normal, hanya tombol untuk menyesuaikan kemiringan sandaran kursi yang tidak berfungsi… kemungkinan karena kursi yang saya tempati berada di area jendela darurat.  Masing-masing penumpang mendapat headset untuk menggunakan alat hiburan. Ketinggian sandaran kursi sangat pas sehingga dapat menopang kepala saya. Kebanyakan pesawat sandaran kursinya hanya sampai sebatas leher saya. Sehingga saya dapat tidur sambil mendengarkan musik dengan cukup nyaman.

Penjelasan mengenai penggunaan alat-alat keselamatan menggunakan monitor yang terdapat dibagian belakang sandaran kursi pada deretan di depan saya. Semuanya benar-benar diperhatikan secara detail, sehingga dapat menyenangkan penumpang… walaupun mungkin tidak bisa menyenangkan seluruh penumpang khususnya penumpang yang memiliki tinggi badan diatas rata-rata orang Indonesia karena jarak kursi dengan kursi di depannya yang masih terlalu dekat/rapat.

Semoga Garudah Indonesia dapat menjadi contoh bagi maskapai penerbangan Indonesia lainnya, khususnya dalam pemenuhan jadwal penerbangan. Banyak maskapai penerbangan yang masih melalaikan hal ini… khususnya penerbangan dengan biaya murah namun dengan sering terjadinya penundaan bahkan pembatalan penerbangan dengan berbagai alasan yang kemungkinan dibuat-buat, dan masih lemahnya pembelaan hak penumpang walaupun dirugikan sekalipun sudah diatur dalam peraturan.

Sukses selalu buat Garuda Indonesia, semoga dapat mempertahankan kinerjanya sehingga dapat menjadi maskapai penerbangan yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

Jayalah Indonesia Raya!

Progress Kost Executive 2… Penundaan

Sebagaimana tulisan saya sebelumnya bahwa Kost Executive 2, Surabaya sudah mulai beroperasi sekitar bulan Mei dan Juni 2013… ternyata semua ini tidaklah sesuai dengan apa yang diperkirakan diatas kertas… a.k.a tidak sesuai dengan planning 😦

Banyak kendala dan penundaan yang terjadi, hal ini sama dengan yang kami alami saat pembangunan Kost Executive 1… yang adalah kost kami yang pertama. Bahkan penundaan ini bisa sampai akhir bulan Agustus, berarti sudah setahun lebih sejak mulai dibangun Juni 2012. Satu lagi pengalaman yang saya dapatkan dari penundaan ini adalah setiap rencana bisa saja menjadi lebih panjang walaupun telah menggunakan kontraktor bangunan yang telah dikenal sekalipun… Saya juga bingung harus bagaimana dengan hal ini…

Bisa dibayangkan, setelah bangunan sekitar 75%… kontraktor mengatakan sudah terjadi salah hitung biaya pembangunan (RAB)… kalau salah hitungnya sedikit ya mungkin bisa dipahami tapi kalau nilainya sangat besar, apa iya bisa seperti itu… karena sudah kenal lama dengan sang kontraktor sehingga kami berpikir positif saja… padahal kami telah menyerahkan dana 85% kepada kontraktor, berharap semoga semuanya berjalan lancar.

Kelak dari pengalaman ini kami bisa lebih baik dalam mencari kontraktor sehingga penundaan ini bisa lebih diperbaiki. Pelajarannya: “Jika janji yang disebutkan didepan terdengar sangat menjanjikan, berhati-hatilah dengan hal tersebut… too good to be true…”, dalam hal apapun.

Kami berharap semoga pertengahan Agustus kost ini sudah beroperasi… semoga Tuhan berkenan…  Amin. Sukses selalu.

Memiliki Rumah Kos… Beli yang Jalan VS Bangun dari Awal?

Saat ingin memulai bisnis rumah kos terkadang kita tiba dipersimpangan jalan antara harus membeli rumah kos yang sudah jalan atau membangun dari awal. Hal ini pula yang kami (kami dalam hal ini saya dan istri) hadapi saat memulai bisnis rumah kost. Banyak pertimbangan dan masukkan yang kami terima, baik itu diantara kami sendiri, orang sekitar (keluarga dan teman), dan sumber lain seperti buku dan internet. Baca lebih lanjut