(Dijual) Sidosermo Indah VI No. 8

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Foto Rumah kost berlokasi di Sidosermo Indah VI No. 8, Surabaya.

Kost ini dijual, dengan penawaran Rp 4,5M – Nego… kontak : 0811-490-824 (Fully Furnish, SHM, Selatan, Lt/Lb: 200/150m2)

  • Selalu penuh, tinggal melanjutkan… potensial omzet > 16jt/bln atau +/- 200jt/thn.
  • Harga tanah diarea tsb naik cepat… saat saya beli: 1,4jt/m (Oct 2007)… sekarang ditawarkan: 4 – 5jt/m (Jan ’14).

———————————————————————————————————-

Ini adalah rumah kos saya yang terdiri 9 kamar siap dihuni dan diperuntukkan bagi karyawan (baik-baik/single). Kos ini dapat juga disewa mingguan atau harian, dengan harga sewa yang murah:

  • Bulanan : 1,5 jt
  • Mingguan: 700rb
  • Harian: 180rb

Fasilitas Kamar: Kamar mandi dalam, AC, TV, Wi-Fi (Wireless Internet Connection), Meja, Lemari, Spring Bed Single, Parkir luas.

Fasilitas Umum: Pantri, Kulkas, Ruang Tamu, dan Dispenser.

Lokasi sangat strategis, +/- 100m dari Jalan Raya Jemursari, Prapen – Surabaya (belakang BCA Jemursari). Dekat dengan berbagai fasilitas umum.

Cocok untuk yang sedang pelatihan, vendor/tamu perusahaan, atau sedang transit di kota Surabaya.

Silahkan hubungi:

Nancy, 0811-490-824 / 031-8484385 info selanjutnya atau klik: kostexecutive.wordpress.com

Viyaaa

13 thoughts on “(Dijual) Sidosermo Indah VI No. 8

    • Terima kasih sudah mampir di blog saya… semoga bukan yang pertama dan terakhir 🙂
      Kalo ada pengalaman lagi ttg properti akan saya tulis lagi. Sekarang saya lagi coba untuk refinance KPR saya di NISP untuk mendapatkan dana tambahan untuk bisnis yang sedang saya rintis… akan saya tulis lagi kalau sudah sukses dengan refinance & bisnis tersebut. Stay tune…

  1. Pak, saya tertarik dengan bisnis seperti bapak, yaitu B&B / tempat transit untuk (terutama) para sales yang kebetulan mampir ke kota saya.
    Boleh dishare kesulitan mengelola bisnis bpk ini? mungkin perawatan?

    Terima kasih banyak pak!

    • Pak Iyan,
      Kesulitannya mungkin bagaimana mendapatkan penjaga/pengurus rumah kost jika bukan kita sendiri yang tunggui. Itu saja… Menurut saya tergantung target rumah kost kita siapa, dari situ baru kita dapat mengetahui kesulitan. Rumah kost saya di Sidosermo saya peruntukkan untuk karyawan laki-laki (single) jadi masalahnya tidak terlalu banyak, karena penghuni biasanya pagi-pagi sudah berangkat kerja dan pulang sore/malam. Paling di rumah kost yang ada cuma 1 atau 2 orang jika sifat kerjanya tidak harus kerja rutin pergi pagi – pulang sore, seperti para marketing mobil, agen asuransi, atau yang nginap mingguan dan harian. Yang lainnya jarang di rumah kost. Praktis rumah kost tersebut hanya digunakan untuk beristirahat… jadi saya sediakan rumah kost yang senyaman/tenang mungkin dan lokasinya harus strategis.

      Untuk perawatan sudah pasti harus ada yang disisihkan untuk itu, sekitar 5-10% dari penghasilan/bln, bergantung berapa penghasilannya… jika penghasilan besar maka uang untuk perawatan yang disisihkan besar, dan sebaliknya.

      Yang pasti bisnis ini tidak terlalu ribet… yang pasti tentukan terlebih dahulu siapa target market yang diinginkan sebelum membangun rumah kost…

      Semoga bermanfaat!

  2. Pak, terima kasih banyak untuk sharingnya.
    Semakin memacu saya untuk meneruskan rencana saya.
    Semoga usaha bapak selalu sukses dan makin diberkati oleh Tuhan!

  3. Salam kenal Pak Enost,
    Salut untuk blognya ya pak, saya jadi dapat tambahan informasi untuk merealisasikan niat kami di bisnis kost, keep bloging pak, trima kasih untuk sharing infonya & sukses sllu..

  4. Salam kenal Pak Enos, untuk penyewa dikhususkan utk karyawan laki2 single (supaya ngg ribet). Sepanjang pengalaman bapak mengelola kost / hunian, seberapa ribet nya kalo kita menerima penghuni / penyewa karyawati ? bukankah dari segi kerapian & kebersihan serta ketenangan , kaum putri lebih mudah di atur (dlm artinya menaati peraturan) dibanding kaum laki2 yg sering seenaknya dan bersikap masa bodoh. Bagaimana menurut Pak Enos ?? Terima kasih sebelumnya GBU and Sukses terus

    • Pak Suwita, terima kasih sudah mampir di blog saya.
      Pengalaman saya adalah: tidak semua penghuni peduli atas keindahan/kerapihan harus kita sebagai pemilik yang memperhatikan hal tersebut. Memang ada beberapa penghuni yang peduli dan mereka ini harus dipertahankan. Menurut saya mengapa karyawan laki-laki, karena laki-laki rata-rata simple, saat pulang kerja biasanya langsung beristirahat di kamar (jarang ngobrol dengan tetangga) karena lelah di kantor/tempat kerja. Mungkin itu saja hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s