Contoh Pakaian @buenos_apik

Dear pembaca,

Berikut ini contoh dari pakaian-pakaian yang kami jual di olshop kami :

  • Instagram / Facebook/ Shopee : buenos_apik
  • Order/tanya-tanya, whatsapp sekarang yuk : 082232710529

Model akan terus bertambah up2date sesuai mode yang sedang hits,

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

My Olshop : Buenos_Apik

Setelah pensiun dari karyawan, hari-hari banyak dilalui dengan bersantai dan tidak ada apa yang dikerjakan… ternyata lama-lama berasa hari berlalu dengan cepat secara monoton. Suatu hari teman kerja dulu yang juga telah pensiun menghubungi untuk menanyakan kabar melalui wa.

Setelah chat basa basi sampailah pada pertanyaan “Pak sekarang sedang usaha apa?” (teman: “T”)

Jawab saya : “iya nih masih ngurusin kos saja” (saya: “J”)

J : “bapak bagimana nih usahanya yang dulu dirintis saat baru pensiun”

T: “jalan bagus, hanya butuh waktu yang agak lama. Jadi banyak waktu longgar”

T: “Pak, punya ide kira-kira usaha apa ya yang cocok untuk ngisi waktu sambil nunggu usaha yang sedang jalan ini. Karena kemungkinan saya mau balik ke Jakarta dulu”

J : “hmmm bingung juga apaya? Menurut saya kalau di daerah berkembang cocoknya sih toko bangunan, toko sembako, toko pakaian… pokoknya yang berhubungan dengan kebutuhan dasar manusia pasti dicari deh”

T : “iya ya, tapi apa ya yang cocok buat saya”

J : “cari tahu kebutuhan apa yang belum ada ditempat bpk sekarang, yang mungkin bisa bpk sedikakan”

Singkat cerita setelah chat yang lumayan panjang di WA, teman tersebut belum bisa memutuskan apa yang terbaik buatnya. Hari berlalu saya juga masih terus mencari usaha apa yang baik dijalani dari rumah… Hingga pada suatu hari istri memberikan ide bagaimana kalau kita jualan pakaian online. Karena istri melihat saudaranya lumayan sukses jualan online. Akhirnya berkunjunglah kami ke rumah saudara istri, istilahnya “belajar singkat”, disamping itu saya juga teringat akan chat dengan teman tersebut.

Setelah dipertimbangkan berdasarkan “belajar singkat”, akhirnya kami mau mencoba memulai usaha olshop jualan pakaian. Menurut kami Olshop karena tidak perlu keluar rumah dan hanya menggunakan Laptop serta HP sehingga waktu masih banyak untuk berkumpul dengan keluarga.

Pertengahan Maret 2019, mulailah kami membuat olshop di Instagram (Buenos_Apik) yang menjual baju-baju. Kami memutuskan memulai dengan mengunjungi pasar grosir terbesar se Asia Tenggara yaitu my Brother Land Market (Pasar Tanah Abang) untuk melihat-lihat bagaimana suasana pasar pakaian agar ada jalinan rasa (feeling) dengan jualan pakaian.. sekalian mencari tahu kualitas barang di pasar tersebut (selama ini hanya dengar dari teman, youtube, media lainnya). Kami sempat membeli beberapa pakaian untuk stock awal… ternyata faktanya (sementara ini, semoga saya salah) adalah kualitas pakaian berlaku adagium “Ada harga, ada barang”

Setelah menjalani setengah bulan, ternyata jualan tidak semudah yang kita bayangkan (khususnya olshop)… harus cari supplier yang bagus, harus banding-bandingkan harga… buka toko-toko olshop orang… lihat tampilan toko olshop mereka dll…. mencari real buyer (calon pembeli)… ternyata tidak semudah yang dibayangkan oleh kami sebelumnya…

Karena keterbatasan dana dan ruang, serta tenaga… akhirnya kami memutuskan jualan secara dropship sambil terus mencoba untuk membuat stock kami sendiri (seperti Amazon pada awalnya, saya sempat belanja disini saat toko ini belum sebesar sekarang, sekitar 2007 kalau tidak salah)… Tugas kami sekarang ada mencari supplier baju yang berkualitas yang dapat bekerjasama dengan kami yang masih hijau ini baik import/lokal untuk olshop kami, dan yang utama adalah mencari pembeli (follower, kalau di IG) karena saat ini yang menjadi follower kami kebanyakan adalah olshop-olshop yang menawarkan dagangannya, sama seperti kami 🙂 … itulah proses yang kami jalani… stay focus, tetap semangat (stay on fire)… terus berlajar hal yang baru…

Jika pembaca ingin melihat toko kami, silahkan kunjungi olshop :

IG : Buenos_Apik (toko utama kami)

FB : Buenos Apik

Shopee : Buenos Apik

Order (WA) : 082232710529 (no sms, no call)

Stay tune, sukses selalu buat kita semua… GBU.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Terjual Kost Kami

Kos kami yang pertama di Jln Sidosermo Indah VI no 8, Surabaya, pertanggal 20 Sept 2018 sudah bukan milik kami karena sudah kami jual sehubungan dengan kami berpindah domisili sejak 2017. Jarak yang cukup jauh cukup merepotkan kami dalam mengontrol kos tersebut.

Terima kasih kepada semuanya yang pernah menjadi penghuni kos tersebut atapun yang pernah terlibat sehubungan kos tersebut, semoga berkenan dan mohon maaf jika terdapat kekurangan/kesalahan kami baik kata ataupun tindakan saat mengelola kost tersebut. Semoga kost tersebut tetap berjalan lancar, sukses selalu buat anda semua… dan sukses selalu buat pemilik yang baru.

Kami belum mengetahui bagaimana strategi pengelolaan pemilik yang baru, silahkan cek-cek iklan online/offline mengenai kos tersebut.

Jika masih terdapat iklan secara online sehubungan dengan kost tersebut dangan kontak no: 082233451369/ 0811490824/ 031 8484385, mohon TIDAK lagi menghubungi kontak no tersebut. Terima kasih.

1 Mei 2017…

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

24 Tahun silam, 16 April 1993 adalah awal bahagia saya memulai karya di PTFI… dengan harapan yang besar untuk memperoleh kehidupan yang semakin baik. Semua dapat saya lalui dengan penuh warna, baik senang dan sedih, bahagia dan kecewa… Terima kasih kepada Tuhan akan kekuatan, kesehatan, kemampuan, dan berkat lainnya yang begitu berlimpah selama itu, baik materi dan rohani.

Dan tibalah 1 Mei 2017, bertepatan Hari Buruh… saya mengakhiri masa-masa indah tersebut secara sukarela… setelah sebelumnya pada 8 April 2017 harus sudah meninggalkan Area Kerja. Sedih rasanya saat harus meninggalkan Tembagapura, kota tercinta tempat saya dibesarkan dan berkarya… sejak 1973 diberikan kesempatan yang indah oleh-Nya boleh tinggal bersama orang tua dan saudara-saudara di Tembagapura untuk bertumbuh sambil menghirup udara segar pegunungan, hujan lebat setiap hari, dinginnya udara yang menusuk tulang, bergaul dan berinteraksi bersama di Kota Indonesia Kecil, dimana teman-teman kecil saya berasal dari seluruh daerah di Indonesia…

Kesedihan terbesar saya adalah harus meninggalkan kota ini. Karena setiap pagi saat bangun dan sebelum memulai kerja saya selalu memandangani dan menikmati keindahkan kota dari depan pintu kamar dan mengenang masa-masa kecil saat bermain, berlarian, berjalan disepanjang “street”, sungai, lapang bola (sport hall), berpetualang di hutan-hutan yang mengelilingi Tembagapura bersama teman-teman kecil… air terjun 1 & 2, Gunung Botak, Banti (Kampung Waa Atas dan Bawah), pagi hari berjalan sampai ke terowongan, mendaki Bukit di atas Barak C, berenang di kolam sungai depan Barak F… Bermain sepeda meluncur dari Street ke Street… semua ini kegiatan setelah pulang sekolah di YPJ, dan banyak permainan-permainan anak-anak; trakadal, benteng, galasin, dampu, gambaran, kelerang, batu 7, bola gebok, engklek, lompat karet, dan berbagai kegiatan olah raga yang tersedia di Sport Hall… ooohh betapa indahnya… Semoga suatu hari kelak dapat kembali mengunjungi Tembagapura.

Dan juga sedih harus meninggalkan rekan kerja, sahabat, dan teman yang sudah begitu baik dan seperti keluarga sendiri selama bekerja di PTFI…

Kenangan indah ini tak akan lekang dimakan waktu, tetap terpatri indah dilubuk hatiku ini.

Terima kasih kepada PTFI yang telah memberikan pengalaman ini dan juga berkat berlimpah dalam keluarga kami… hal ini tidak terbantahkan dimulai oleh Orang Tua sampai anak-anak saya…

Berharap yang terbaik buat PTFI, teman-teman, serta karyawan yang masih memilih untuk tetap bertahan disana. Semoga terus diberkati oleh Tuhan dalam segala hal. Dan berharap pemerintah Indonesia tetap mempertahankan keberadaan Tembagapura. Jangan sampai menjadi kota mati, jangan sampai hanya dikenang sebagai “kota bekas tambang”.

Buat rekan-rekan yang mengambil PPHKS (Program Pemutusan Hubungan Kerja Sukarela) yang ditawarkan oleh perusahaan… sukses dan sehat selalu dalam petualangan dan mimpi hidup selanjutnya, sebagaimana dengan saya juga…

Saat ini saya harus melanjutkan hidup, memulai hal baru, melanjutkan yang telah dilakukan dan direncanakan… dan terpenting adalah dapat berkumpul bersama keluarga (Istri dan anak-anak) setiap hari… Terima kasih Tuhan Yesus untuk semua ini, sebagaimana doa-doaku.

Hidup adalah pilihan. Semoga hari-hari yang kita lalui selalu menjadi berkat… bagi kita dan lingkungan… dan memuliakan Allah Bapa, Amin.

What a service by CIMB Clicks

Saya sering bertransaksi menggunakan CIMB Clicks, mungkin kali ini yang paling menyebalkan.

Pada tanggal 3 Mei 2016 saya mentransfer uang guna pembayaran KPR ke BRI menggunakan fasilitas CIMB Clicks sejumlah sekitar 16jt-an. Beberapa hari kemudian saya dihubungi oleh pemiliki rekening di BRI bahwa uang transferan belum masuk sehingga beliau dihubungi oleh petugas BRI bahwa pembayaran KPR kalau terlambat bisa didenda.

Kemudian tanggal 7 Mei 2016, saya menanyakan hal ini melalui fasilitas message di CIMB Clicks dan dijawab akan dicek harap menunggu maks 7 hari kerja dan jika memerlukan informasi lain silahkan menghubungi call center mereka. Baca lebih lanjut

Hati-Hati Membeli Rumah via Internet

Pengalaman menarik yang dialami istri, semoga menjadi pengingat agar lebih berhati-hati bagi pengunjung.

Istri saya browsing diinternet dan kemudian menemukan halaman disalah satu website iklan yang banyak dikunjungi peselancar web, menemukan iklan properti dengan harga yang sangat jauh dibawah harga sebenarnya disalah satu kompleks perumahan CG yang berkelas di Sidoarjo. Kemudian istri menghubungi no hp yang tertera di iklan tersebut:

Istri: Halo Pak xxx, saya lihat iklan anda di website xxx mengenai penjualan rumah di perumahan CG dengan harga Rp 398jt.

Marketing: Iya, ini bulan promo dan hari ini terakhir sampai jam 12 siang.

Istri: Loh kok cepat sekali, iklan kan baru dipasang. Baca lebih lanjut

Terbang Bersama Citilink…

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Setelah menghadiri pemakaman ayah saya di Makassar, pada 23 Januari 2016 sekitar jam 2 siang, saya, istri bersama anak kembali ke Surabaya. Untuk itu saya memutuskan untuk menggunakan Citilink (pesawat hijau) yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia (pesawat biru) untuk penerbangan dengan biaya terjangkau. Saya telah menggunakan Citilink dalam beberapa kesempatan untuk penerbangan pendek Surabaya – Makassar vv dan sejauh ini tidak pernah bermasalah walaupun mengalami beberapa kali penundaan dalam rentang waktu 30 – 1 jam.

Sebagai jasa penerbangan berbiaya terjangkau dengan rute pendek, Citilink, menurut saya sudah bagus versus jasa penerbangan sekelas dalam hal harga – ketepatan waktu –  pelayanan petugas darat dan udara, dan pesawatnya sendiri, walaupun dibandingkan dengan Garuda Indonesia masih terasa tertinggal jauh J… ada idiom di Indonesia, “Bayar murah kok pengen enak” hehehe… sangat melecehkan memang… tapi jika murah dengan pelayanan bagus kenapa tidak…

Selama penerbangan, pesawat akan cukup terguncang saat masuk dalam cuaca yang berawan, penumpang tidak diberikan makanan atau minuman ringan, yang ada adalah dipesawat disediakan makanan/minuman yang dijual.

Satu hal yang saya perhatikan adalah, saat mendarat ternyata pesawat mendarat sangat halus dan mulus… wow… apakah ini karena pesawat yang baru atau karena keahlian sang Pilot (saya berharap keduanya).

Saat kembali dari Surabaya ke Makassar saya kembali menggunakan Citilink pagi hari, tanggal 4 Feb 2016, jam 7.45 dari Surabaya… kali ini pesawat tepat waktu dan mendarat mulus di Makassar…

Semoga Citilink mempertahankan pelayanannya, dan berharap malah semakin ditingkatkan… ya sebotol air putih kemasan 600ml sudah cukup hehehe….