Biaya Dalam Proses KPR…

Tampak_Depan1Banyak yang bertanya kepada saya, biaya apa saja yang timbul dalam proses KPR. Berikut ini biaya-biaya tersebut (dari pengalaman, biaya-biaya ini yang saya bayarkan dalam proses KPR kos-kosan saya):

  1. Biaya Appraisal, biaya ini dikenakan bank saat awal penilaian properti yang dimiliki nasabah yang akan dijadikan agunan, biasanya 250rb – 500rb (beberapa bank gratis)
  2. Biaya Administrasi, biaya ini untuk biaya pengurusan. Ada yang tetap semisal 250-500rb, ada juga yang menerapkan persentase dari plafon kredit.
  3. Biaya Provisi, ini seharusnya sama dengan biaya Administrasi namun terkadang ada bank yang memisahkan Provisi dan Adminstrasi. Ada bank yang menghilangkan Biaya Provisi namun menerapkan Biaya Administrasi yang besar atau sebaliknya. Biaya Provisi biasanya 1% dari plafon kredit.
  4. Biaya Cek Serifikat, biaya ini dikenakan untuk mengecek sertifikat oleh Notaris (PPAT)
  5. Biaya Notaris, biaya ini dikenakan untuk membayar notaris yang digunakan (biasanya Notaris yang telah bekerjasama dengan bank tersebut, sudah ditentukan oleh bank).
  6. Biaya AJB (Akta Jual Beli), untuk pembayaran Surat Jual Beli.
  7. Biaya Balik Nama, untuk proses balik nama dari Penjual ke Pembeli.
  8. Biaya APHT & HT (Akta Pembebanan Hak Tanggungan & Hak Tanggungan), biaya ini dibayarkan ke Kantor Pertanahan untuk pembebanan Hak Tanggungan properti atas nama Pembeli.
  9. Biaya Asuransi Jiwa, hal ini diterapkan bank belakangan sesuai perkembangan jaman :-)… menurut saya biaya ini penting. Pada awal-awal KPR biaya ini tidak ada. Biaya ini mengcover pinjaman jika terjadi hal yang tidak diinginkan yang menyebabkan nasabah meninggal dunia maka sisa kredit akan dibayarkan oleh pihat penanggung (perusahaan asuransi). Besar biaya bergantung usia tertanggung dan jenis kelamin. Silakan dibaca lebih teliti tiap klausal dalam perjanjian asuransi tersebut.
  10. Biaya Asuransi Kebakaran, hal ini untuk menlindungi agunan jika terjadi kebakaran. Biasanya bersifat opsional, sehingga bisa tidak diberlakukan jika nasabah tidak menginginkan.
  11. Pajak Penjualan dan Pembelian, nilainya 5% untuk masing-masing (Penjual & Pembeli) berdasarkan NJOP yang tertera di PBB. Untuk pembeli dikurangi Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (tiap wilayah berbeda, bergantung kebijakan perpajakan wilayah tsb).

Demikian biaya yang timbul sepengetahuan saya saat mendanai pembangunan kost saya, biasanya kalau ditotal-total biaya KPR sekitar 3-5% dari plafon kredit atau lebih. Rata-rata 5% , bergantung kebijakan bank. Biaya 3-5% ini diluar pajak pembelian. Semoga berguna… sukses selalu!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s