Memiliki Rumah Kos… Beli yang Jalan VS Bangun dari Awal?

Saat ingin memulai bisnis rumah kos terkadang kita tiba dipersimpangan jalan antara harus membeli rumah kos yang sudah jalan atau membangun dari awal. Hal ini pula yang kami (kami dalam hal ini saya dan istri) hadapi saat memulai bisnis rumah kost. Banyak pertimbangan dan masukkan yang kami terima, baik itu diantara kami sendiri, orang sekitar (keluarga dan teman), dan sumber lain seperti buku dan internet.

Kami banyak melakukan perjalanan melihat daerah-daerah yang dianggap prospek untuk bisnis kos seputaran Surabaya, melihat/mengunjungi rumah kos yang dijual, melihat pameran-pameran perumahan sekiranya disana kami bisa mendapatkan inspirasi desain rumah yang banyak diminati. Namun setelah semua itu dilakukan masih saja menjadi pertanyaan besar bagi kami, “bagusan mana ya, beli rumah kos jadi atau bangun dari awal?” Semua itu terjawab setelah kami bertanya kepada diri kami sendiri, “sebenarnya kami ingin membangun rumah kos yang bagaimana dan untuk siapa?”… dari situlah VISI kami terbentuk: “Menyediakan kamar kos yang nyaman dan tenang bagi para karyawan yang sedang berada di Surabaya”… jelas dalam visi kami, target adalah karyawan dengan desain kos dan lokasi kos harus nyaman dan tenang. Berdasarkan Visi tersebut kami fokus mencari lokasi serta desain seperti apa yang bisa memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi para karyawan di Surabaya.

Kemudian kami memutuskan bahwa membangun dari awal adalah yang sesuai dengan harapan kami.

Berikut ini keuntungan & kerugian dari membangun dari awal dibandingkan vs membeli rumah kos yang sudah jalan.

Membangun dari awal:

  1. Dapat menentukan lokasi yang tepat, lebih strategis.
  2. Desain dan layout sesuai yang diinginkan.
  3. Kurangnya persaingan karena lokasi yang didapatkan bisa jadi tidak ada pesaing.
  4. Bangunan baru sehingga lebih mudah dijual sesuai target market dan lebih tahan lama.
  5. Biaya perawatan dan renovasi dapat dihemat.
  6. Jika membutuhkan dana, maka nilai apraisal bank bisa lebih.
  7. Membutuhkan usaha yang lebih untuk mendapatkan lokasi.
  8. Membutuhkan usaha yang lebih untuk menadapatkan dana (beli tanah dan membangun).
  9. Membutuhkan waktu yang lebih sebelum dapat menghasilkan.
  10. Membutuhkan waktu dan usaha untuk promosi.

Membeli rumah kos yang sudah jalan:

  1. Langsung menghasilkan.
  2. Dana yang harus diusahkan untuk membeli bisa lebih sedikit.
  3. Minim usaha promosi karena sudah berjalan.
  4. Lokasi biasanya banyak pesaing
  5. Target market bisa jadi tidak sesuai harapan
  6. Desain bangunan tidak sesuai dengan target market
  7. Butuh dana untuk perbaikan dan renovasi jika ingin menyesuaikan dengan target market yang diinginkan.
  8. Bangunan bisa jadi sudah lama sehingga harus sudah menyiapkan dana perawatan.
  9. Jika penyewa lama tidak sesuai target market maka perlu usaha untuk mengeluarkan penyewa lama.
  10. Jika bangunan lama maka nilai apraisal bank bisa jadi kurang, jika membutuhkan dana.

Yang terpenting bagi kami adalah target market yang akan disasar sehingga dapat memudahkan saat pengelolaan nantinya, sehingga kami memilih untuk membangun dari awal. Promosi dan pemasaran dapat dilakukan sejak mulai membangun. Yang paling berat dari membangun dari awal adalah mendapatkan dana dan menunggu hingga bangunan selesai dan bisa menghasilkan.

Jadi semua berpulang kepada siapa anda, dan apa visi anda. Semoga bermanfaat… Sukses selalu!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s