Beli Properti Tanpa Uang!

Sangat menarik judul ini bahkan provokatif untuk beberapa orang, siapa sih yang gak mau dapat properti tanpa mengeluarkan uang a.k.a “Gratis” :)… namun hal itu bisa saja terjadi jika; menang undian rumah atau undian uang yang nilainya cukup untuk membeli properti, nikah dengan anak orang kaya, dapat warisan.. atau dengan menggunakan Uang Orang Lain. Menang undian, nikah dengan orang kaya, atau dapat warisan hanya dinikmati oleh segelintir orang yang beruntung. Nah… salah satu cara dimana semua orang berkesempatan mendapatkan properti tanpa uang adalah menggunakan Uang Orang Lain.

Masalahnya sekarang siapa sih yang mau meminjamkan uangnya ke seseorang untuk membeli properti secara cuma-cuma. Salah satu cara mendapatkan Uang Orang Lain adalah dengan meminjam Uang Orang Lain yang dititipkan di bank. Melalui bank inilah uang tersebut bisa didapatkan dengan program-program kredit seperti KPR, KPT, KPA, dll.

Beberapa syarat harus dipenuhi guna memperoleh Uang Orang Lain yang dititipkan di bank. Dan yang paling penting adalah dapat meyakinkan bank bahwa kita adalah orang yang layak untuk diberikan uang tersebut. Untuk itu kita harus mendapatkan kepercayaan dari bank melalui hubungan yang baik dengan bank, antara lain; menjadi nasabah di bank dimana banyak Uang Orang Lain disimpan, agar bank dapat melihat cash flow kita miliki, tidak pernah menunggak pembayaran cicilan apapun yang berhubungan dengan bank, sering bertransaksi melalui bank, menjadikan bank partner yang bisa diandalkan dalam meminjamkan uang, dan salah satu yang paling penting adalah menanamkan rasa percaya diri bahwa bank akan memberikan pinjaman kepada kita.

Syarat lain yang tidak kalah penting adalah, properti yang ingin dimiliki haruslah properti yang menghasilkan arus kas masuk ke kantong kita sehingga pelunasan uang dari bank tersebut dilakukan oleh properti yang kita beli… contoh properti tsb adalah; ruko yang dapat disewakan, rumah kost, ruko, kantor yang dapat disewakan, tanah dekat mall yang dapat dijadikan tempat parkir, dll. Dan yang lebih menguntungkan lagi jika properti yang didapatkan adalah properti yang harganya di bawah harga pasar. Untuk mendapatkan properti di bawah harga pasar haruslah dengan doa dan ekstra kerja… Namun jangan lupa dalam membeli properti… LOKASI, LOKASI, LOKASI karena bank sangat memperhatikan lokasi saat akan memberikan pinjaman.

Kata “Gratis” diatas dalam pemikiran orang kebanyakan adalah harus benar-benar Gratis, sementara dalam bagi orang yang berpikir menggunakan otak kanan kata “Gratis” bisa jadi mengeluarkan uang namun dapat memiliki properti yang sangat menguntungkan bahkan mendapatkan cashback saat membeli properti tersebut apalagi dalam jangka waktu yang panjang…

Hal ini telah saya dan istri alami, ceritanya: Kami sedang mencari-cari tanah untuk membangun rumah kost yang ke-2… menjelajah di internet, tanya sana-sini, menghubungi nomor-nomor pada iklan yang dilekatkan di pohon, di tempel di tembok, selebaran, dan juga iklan yang dilekatkan pada properti yang dijual… namun sejauh itu kurang berhasil. Hingga suatu siang saya mendapatkan iklan di internet yang menjual tanah. Iklan tersebut sangat singkat tanpa menyebutkan harga tanah, dan di-publish hanya dibeberapa site yang kurang terkenal, sehingga meragukan dan kurang menarik… disamping itu tanah tersebut berada dilokasi dimana harga tanah jauh diatas kemampuan keuangan kami, namun lokasi tanah tsb yang membuat saya tertarik… karena saya dan istri sering bertukar kata “seandainya kita memiliki properti di area ini, pasti keren” jika melewati lokasi tersebut.

Saat membaca iklan di internet tersebut, saya segera menghubungi istri agar menghubungi nomor yang tertera… singkat cerita tawar menawar dilakukan tidak lebih dari 1 minggu kami sudah mendapatkan harga yang murah untuk lokasi tersebut… sekitar 35% di bawah harga pasar sekitarnya (saya tahu 35%, karena istri pernah menawar beberapa properti yang letaknya masih dalam 1 kompleks dan berdekatan), terima kasih Tuhan… uang yang kami pakai untuk membeli tanah tsb kami dapatkan dari bank… dan kemudian kami mendapat dana dari bank untuk membangun rumah kost ke-2 kami diatas tanah tsb… saat saya menulis artikel ini, pembangunan sedang berlangsung…. dari uang bank tersebut masih dapat kami belikan mobil seken yang sekarang disewakan sehingga dapat memperingan pembayaran cicilan KPR kami.

Inilah yang saya artikan mendapatkan properti tanpa uang… bahkan dapat cashback, karena beberapa bulan kemudian… sekitar 3 bulan… harga tanah di lokasi tersebut telah naik sekitar 17% dari harga pasar… Info ini kami dapatkan dari satpam disitu, saat kami iseng menanyakan “apakah ada tanah yang dijual sekitar sini dan berapa harganya”. Kami diberitahu sebidang tanah yang ternyata berdekatan dengan lokasi tanah yang kami beli sebelumnya. Bisa dibayangkan, dapat tanah dengan harga 35% di bawah harga pasar… 3 bulan kemudian tanah dilokasi tersebut telah naik 17% dari harga pasar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s