Kenapa Berinvestasi di Properti…

Properti masih dijadikan kebanyakan orang sebagai salah satu investasi terbaik untuk mengembangkan harta mereka karena secara umum mereka menganggap berinvestasi di properti sangat aman dan mudah pelaksanaannya.

Hal ini saya rasakan sendiri dan hal yang sama saya dapatkan dari pembeli rumah saya di Surabaya. Aman karena mereka beranggapan tanah atau rumah setiap tahun harganya pasti naik, dan mudah karena tanah atau rumah tidak akan hilang walaupun dibiarkan tanpa perhatian khusus untuk beberapa lama.

Anggapan diatas sebagian besar benar namun tidak selalu harga properti akan terus naik karena harga propertipun seperti sarana investasi lainnya dipengaruhi oleh beberapa faktor dari luar properti tersebut seperti lokasi, kebijakan pemerintah, keadaan ekonomi atau politik walaupun pengaruhnya tidak sebesar pada sarana investasi lainnya. Disamping itu tanah atau bangunan tersebut sebenarnya dapat saja hilang, contohnya kejadian tsunami di Aceh yang menyapu bersih rumah dan bangunan, atau kasus Lapindo di Porong – Sidoarjo dimana genangan Lumpur yang keluar dari dalam bumi menutupi areal tanah yang sangat luas sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Keuntungan berinvestasi di Properti.

  • Mendapatkan hasil ganda: yaitu keuntungan dari kenaikan nilai properti dan keuntungan arus kas jika properti anda dikomersialkan. Contohnya jika anda memiliki rumah kos atau ruko maka anda akan menikmati kenaikan dari harga tanah dan menikmati arus kas keuangan dari hasil sewa rumah kos ataupun ruko tersebut.
  • Dapat menggunakan ”Uang Orang Lain”: Di properti anda dapat berinvestasi dengan hanya bermodalkan 30% harga properti tersebut sebagai uang muka dan sisanya dibayarkan oleh orang/pihak lain. 70% sisanya bisa anda dapatkan dari bank, sanak keluarga, teman, ataupun investor yang ingin bekerjasama. Bahkan anda dapat membeli suatu properti tanpa mengeluarkan modal sepeserpun, untuk hal ini diperlukan trik-trik tertentu yang bisa didapatkan melalui internet, seminar atau workshop yang banyak dilaksanakan oleh orang-orang yang telah berpengalaman. Coba bandingkan jika anda ingin berinvestasi di pasar modal, saat anda ingin membeli saham suatu perusahaan maka anda harus mengeluarkan uang sebesar harga saham tersebut.
  • Dapat digunakan sebagai daya ungkit: Properti yang kita miliki dapat digunakan untuk mendapat properti yang lebih besar lagi, dengan menggunakan cara seperti poin diatas. Pada saat utang properti pertama anda lunas, anda dapat mengajukan lagi kredit dengan menjaminankan properti pertama anda untuk mendapatkan properti kedua yang lebih besar karena properti pertama anda nilainya sudah jauh meningkat dibandingkan pada awal anda mendapatkan kredit. Dapat juga sebelum properti pertama anda lunas, pada tahun ke-2 atau tahun ke-5 ajukan permohonan ke bank yang sama untuk menambah limit kredit lagi, hal ini biasanya disebut dengan top-up/refinance. Bisa juga dengan mengajukan permohonan kredit ke bank lain untuk mengambil alih kredit yang anda miliki di bank sebelumnya, hal ini disebut dengan take-over, sehingga kita mendapatkan keuntungan dari selisih kenaikan harga properti dan sisa kredit yang kita miliki.
  • Kemudahan Kredit dari Bank: Untuk memulai usaha biasanya orang terbentur dengan masalah dana, sementara bank biasanya hanya mau memberikan bantuan dana jika usaha yang kita geluti sudah berjalan kurang lebih 2 tahun. Lain hal jika anda membutuhkan dana untuk membeli properti, bank melalui KPT, KPR, atau KPA akan dengan senang hati meminjamkan uangnya. Karena bank beranggapan bahwa jenis kredit untuk properti tersebut adalah jenis kredit dengan resiko paling rendah, dan agunan properti tersebut nilainya akan terus naik seiring waktu sehingga jika terjadi masalah dengan peminjam bank dapat menyita dan menjual properti tersebut dengan cepat untuk menutupi kredit yang bermasalah, namun tentunya dilakukan sesuai dengan peraturan dan perjanjian yang telah disepakati.
Iklan

10 respons untuk ‘Kenapa Berinvestasi di Properti…

  1. wow juga 🙂
    yang saya tulis ini adalah pengalaman saya… silakan mencoba pasti gak nyesel.. memang saat mulai terasa amat susah namun seiring waktu kita akan mendapatkan pelajaran dan pengalaman sampai-sampai anda akan berpikir “koq bisa ya…” amazing-lah..

  2. mantaps……
    ulasan-ulasan bapak sangat bermanfaat dan membuka pikiran, untuk point dua keuntungan investasi diproperti adasepenggal tulisan……Bahkan anda dapat membeli suatu properti tanpa mengeluarkan modal sepeserpun, untuk hal ini diperlukan trik-trik tertentu yang bisa didapatkan melalui internet, …… bisa diberikan contoh dung pak…..thx sebel;umnya

    • Sebenarnya sepeserpun tidaklah mungkin Pak Rico :-)… namun dimaksudkan disini adalah properti komersial yang telah menghasilkan seperti rumah kost, ruko yang dapat disewakan atau sedang disewa, ruko yang dindingnya bisa disewakan untuk dipasang iklan. Banyak lagi trik-trik di internet… properti yang dijual di internet yang sebetulnya bapak bisa menawarkan diri untuk bantu jualkan yang lokasi berdekatan dengan linkungan bapak dan bapak telah mengetahui pasar disekitar situ. Dari hasil keuntungan yang bapak dapatkan bisa dipakai untuk membeli properti untuk bapak sendiri. Coba masuk link ini: http://aryodiponegoro.com/
      dan ikuti milisnya, semoga berguna.

  3. Pak Enos, artikelnya sangat bagus. Saya mau tanya mengenai take over KPRrefinance. Jika kita melakukan take over KPR, apakah nantinya kita akan di blacklist oleh bank yg pertama? Sehingga lain waktu kita akan ajukan kredit akan ditolak oleh bank yg pertama tsb. Apabila kita msh ada tanggungan KPR, apakah bisa kita ajukan KPR utk beli property baru lg? Trims

    Salam,
    Arif F

    • Pak Arif,
      – Jika takeover tidak akan di blacklist oleh bank sebelumnya. Bank pasti profesional dan takeover adalah hal biasa di dunia perbankkan… sehingga mereka akan menjaga nasabah dengan baik, jika nasabah berpikir lebih baik pindah bank, ya itu hak nasabah.
      – Yang pasti bisa punya KPR 3 atau 4, selama itu masih masuk hitungan bank yaitu cicilan kredit adalah 30% penghasilan/bulan.
      Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s