Jenis Harga Properti…

Sebagaimana pengalaman saya saat membeli ataupun menawar suatu properti, terdapat beberapa jenis harga properti yang harus diperhatikan oleh investor properti:

  1. Harga Pasar:
    Harga ini terbentuk dari oleh beberapa factor: lokasi, emosi, dan waktu.

    • Lokasi, harga pasar sebagian besar terbentuk karena faktor ini, semakin bagus lokasi properti itu berada maka semakin menambah nilai properti tersebut, seperti properti terletak di jalan utama dalam kota, berdekatan atau terletak di area pusat bisnis yang ramai, berdekatan dengan rumah salah satu pejabat negara.
    • Emosi, harga pasar ini biasanya ditetapkan oleh penjual karena faktor emosi seperti properti tersebut sebelumnya pernah dimiliki artis terkenal, rumah tersebut dirancang oleh arsitektur ternama, ataupun rumah tersebut memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi.
    • Waktu, harga properti terkadang dipangaruhi oleh faktor ini. Di suatu daerah di Indonesia terdapat waktu-waktu tertentu dimana oleh warga setempat dianggap waktu paling baik untuk menikahkan anaknya. Sehingga pada saat itu bagi mereka yang ingin menikahkan anaknya banyak yang menjual properti miliknya (kebanyakan tanah) dengan harga yang cukup murah untuk dapat melangsungkan acara tersebut.
  2. Harga NJOP:
    Adalah harga yang ditetapkan pemerintah terhadap suatu tanah yang biasanya didasarkan pada keadaan ekonomi suatu daerah dan juga berdasarkan peruntukan lahan dimana tanah/properti itu berada.
  3. Harga Pengganti Biaya:
    Harga ini adalah harga yang anda dapatkan dengan memisahkan harga tanah dan harga bangunan. Untuk harga tanah biasanya didasarkan pada harga pasar ataupun harga NJOP, sementara harga bangunan terbentuk dari bahan yang melekat pada bangunan tersebut. Biasanya untuk harga bangunan saat tulisan ini dibuat adalah 1,5 – 2 juta permeter persegi, dan juga terkadang diperhitungkan nilai dari material yang membentuk  bangunan tersebut. Bangunan yang berlantai marmer biasaya akan lebih mahal dibandingkan dengan bangunan yang berlantai keramik walaupun bangunan tersebut berada pada lokasi yang sama, tahun pembangunan dan luas yang sama. Harga Pengganti Biaya ini biasa juga disebut Nilai Appraisal.
  4. Harga Likuidasi:
    Harga Likuidasi adalah harga yang ditetapkan oleh bank jika properti tersebut diagunkan ke bank. Nilainya 70 – 85% dari Harga Pengganti Biaya.

Dari jenis harga diatas, usahakan mencari dan menawar pada Harga Likuidasi. Untuk mendapatkan Harga Likuidasi dapat ditanyakan ke pemilik berapa nilai appraisal properti tersebut jika pernah di-appraise, atau gunakan jasa appraisal independen untuk menilai properti tersebut. Dapat juga menggunakan harga pasar dengan mengajukan penawaran pertama 30% dibawah harga pasar.

Iklan

2 thoughts on “Jenis Harga Properti…

    • Terima kasih juga Pak Malik jika artikel yang saya tulis bermanfaat buat bapak.
      Saya juga masih amatir dan masih banyak belajar… saya menulis ini sekalian saya belajar. Dengan menulis dapat membantu saya mengingat apa-apa yang saya sudah saya lalui.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s