Promosi Malu-Malu

Saat pertama mem-promosi-kan rumah kost melalui brosur yang dibuat sendiri adalah suatu pengalaman yang lumayan mendebarkan dan sedikit trik. Waktu itu muter-muter di Marina Plasa dan lihat-lihat aktivitas yang berkunjung akhirnya dapat ide kalau brosur tersebut sebaiknya diletakkan dalam ATM booth saja karena banyak orang yang menggunakan ATM di tempat tersebut.

Esok harinya pagi-pagi, belum mandi dan hanya cuci muka berjalan menuju Marina Plasa sambil membawa 5 lembar brosur yang saya cetak sendiri. Tujuannya adalah meletakkan brosur dalam ATM booth sepagi mungkin agar tidak dilihat orang-orang. Pada saat tiba di deretan ATM bingung harus letakkan di booth ATM bank mana… Pikir punya pikir akhirnya saya putuskan untuk meletakkan di ATM Mandiri dan BCA yang nasabahnya paling banyak.

Ternyata di ATM Mandiri dan BCA sudah ada beberapa orang yang antri sepagi itu, dan sayapun memilih ATM Mandiri yang antriannya lebih sedikit kemudian antri diurutan paling belakang berharap tidak ada lagi yang akan antri setelah saya. Syukur sampai saya masuk tidak ada yang antri dibelakang, setelah pura-pura cek saldo kemudian langsung ambil brosur 3 lembar dari kantong jaket dan langsung diletakkan diatas mesin ATM sambil clingak-clinguk takut ada yang liat. Pada saat keluar dari ATM ternyata dibelakang sudah ada bapak-bapak yang antri, dengan harap-harap cemas dari luar saya terus memperhatikan dan berharap semoga bapak itu mengambil brosur yang saya letakkan, dan benar brosur tersebut diambil. Asyikkk satu lagi calon penyewa pikiranku…

Kemudian antri di ATM BCA dan meletakkan 2 lembar brosur sambil malu-malu karena dilihat orang lain, aduh malunya karena baru pertama kali nyebarin brosur, setelah keluar dari ATM BCA orang yang melihat saya meletakkan brosur tersebut ternyata mengambil brosur tersebut.

Setelah itu berjalan pulang, dalam perjalanan ternyata bertemu dengan bapak yang mengambil brosur di ATM Mandiri sedang menelpon menggunakan HP dan membicarakan tentang brosur rumah kost yang saya bawa tadi. Sekilas sempat terdengar “Ma, ini ada tempat kos baru dari brosurnya kamarnya bagus coba deh di telpon yang punya. Nanti ta’ sms nomornya”… senengnya ternyata ada yang sudah mulai menelpon.

Setiba di rumah langsung tanya sama istri apa ada yang menelpon mengenai rumah kost… ternyata belum… saya beritahu istri “sebentar lagi pasti ada yang nelpon” dengan perasaan yang pasti…. ternyata benar, sore hari ada yang menanyakan…

Brosur yang saya buat akhirnya mulai menunjukkan hasil!

Brosur Rumah Kost1
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s