Uang Transferan CIMB Niaga kembali

Setelah berusaha menelpon CIMB Niaga Call Center, mengirimkan message pertanyaan dan komplain di CIMB Clicks maka hari ini 13 Mei 2016 jam 10.42 WIB saya ditelpon oleh petugas CIMB Niaga bahwa uang sudah dikreditkan kembali ke rekening…

Setelah saya cek, ternyata benar, lumayan melegakan…. namun hal ini tidak menghilangkan rasa kesal terhadap pelayanan yang kurang profesional dengan mengatakan uang saya akan dikreditkan pada tanggal 11 Mei 2016 dan hal itu tidak terjadi.

Disamping semua itu, adalah kerugian waktu dan tenaga serta emosi yang harus berhadapan dengan masalah ini dimana kami sebagai nasabah yang harus aktif terus menanyakan karena kalau tidak pelayanan akan sangat lambat. Dan juga karena kami harus mengeluarkan usaha lain untuk mendapatkan uang agar cicilan bulanan KPR kami di BRI tetap terhitung lancar. Pengalaman yang memberikan pelajaran bahwa kepercayaan harus diutamakan dalam bisnis jasa… jangan over janji… motto “promise good, deliver better” & “customer success” harus diutamakan.

Semoga berkenan dan sukses selalu!

What a service by CIMB Clicks

Saya sering bertransaksi menggunakan CIMB Clicks, mungkin kali ini yang paling menyebalkan.

Pada tanggal 3 Mei 2016 saya mentransfer uang guna pembayaran KPR ke BRI menggunakan fasilitas CIMB Clicks sejumlah sekitar 16jt-an. Beberapa hari kemudian saya dihubungi oleh pemiliki rekening di BRI bahwa uang transferan belum masuk sehingga beliau dihubungi oleh petugas BRI bahwa pembayaran KPR kalau terlambat bisa didenda.

Kemudian tanggal 7 Mei 2016, saya menanyakan hal ini melalui fasilitas message di CIMB Clicks dan dijawab akan dicek harap menunggu maks 7 hari kerja dan jika memerlukan informasi lain silahkan menghubungi call center mereka. Baca lebih lanjut

Hati-Hati Membeli Rumah via Internet

Pengalaman menarik yang dialami istri, semoga menjadi pengingat agar lebih berhati-hati bagi pengunjung.

Istri saya browsing diinternet dan kemudian menemukan halaman disalah satu website iklan yang banyak dikunjungi peselancar web, menemukan iklan properti dengan harga yang sangat jauh dibawah harga sebenarnya disalah satu kompleks perumahan CG yang berkelas di Sidoarjo. Kemudian istri menghubungi no hp yang tertera di iklan tersebut:

Istri: Halo Pak xxx, saya lihat iklan anda di website xxx mengenai penjualan rumah di perumahan CG dengan harga Rp 398jt.

Marketing: Iya, ini bulan promo dan hari ini terakhir sampai jam 12 siang.

Istri: Loh kok cepat sekali, iklan kan baru dipasang. Baca lebih lanjut

Terbang Bersama Citilink…

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Setelah menghadiri pemakaman ayah saya di Makassar, pada 23 Januari 2016 sekitar jam 2 siang, saya, istri bersama anak kembali ke Surabaya. Untuk itu saya memutuskan untuk menggunakan Citilink (pesawat hijau) yang merupakan anak perusahaan Garuda Indonesia (pesawat biru) untuk penerbangan dengan biaya terjangkau. Saya telah menggunakan Citilink dalam beberapa kesempatan untuk penerbangan pendek Surabaya – Makassar vv dan sejauh ini tidak pernah bermasalah walaupun mengalami beberapa kali penundaan dalam rentang waktu 30 – 1 jam.

Sebagai jasa penerbangan berbiaya terjangkau dengan rute pendek, Citilink, menurut saya sudah bagus versus jasa penerbangan sekelas dalam hal harga – ketepatan waktu –  pelayanan petugas darat dan udara, dan pesawatnya sendiri, walaupun dibandingkan dengan Garuda Indonesia masih terasa tertinggal jauh J… ada idiom di Indonesia, “Bayar murah kok pengen enak” hehehe… sangat melecehkan memang… tapi jika murah dengan pelayanan bagus kenapa tidak…

Selama penerbangan, pesawat akan cukup terguncang saat masuk dalam cuaca yang berawan, penumpang tidak diberikan makanan atau minuman ringan, yang ada adalah dipesawat disediakan makanan/minuman yang dijual.

Satu hal yang saya perhatikan adalah, saat mendarat ternyata pesawat mendarat sangat halus dan mulus… wow… apakah ini karena pesawat yang baru atau karena keahlian sang Pilot (saya berharap keduanya).

Saat kembali dari Surabaya ke Makassar saya kembali menggunakan Citilink pagi hari, tanggal 4 Feb 2016, jam 7.45 dari Surabaya… kali ini pesawat tepat waktu dan mendarat mulus di Makassar…

Semoga Citilink mempertahankan pelayanannya, dan berharap malah semakin ditingkatkan… ya sebotol air putih kemasan 600ml sudah cukup hehehe….

Fort Rotterdam Makassar

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Salah satu lokasi yang dapat dikunjungi oleh wisatawan di Makassar adalah Benteng Ujung Pandang atau Fort Rotterdam sebagaimana dituliskan di plakat kecil terletak bagian atas gerbang depan benteng tersebut. Dari nama ini tersebut pengunjung pastinya langsung berpendapat benteng tersebut adalah peninggalan Kerajaan Belanda. Benar, benteng tersebut memang pernah digunakan oleh Belanda namun ternyata benteng tersebut dibangun dan digunakan oleh Kerajaan Gowa sebelum digunakan oleh penjajah Belanda.

Pada tanggal 19 Januari 2016 saya bersama keluarga kembali berkunjung ke benteng tersebut setelah sebelumnya terakhir kali berkunjung saat masih bersekolah di Makassar dalam kunjungan karya wisata SMAN 2 Makassar tempat saya bersekolah sekitar tahun 1988.

Bangunan didalam benteng masih terawat dengan baik jika dilihat sekilas dari luar, namun saat mengintip kedalam sepertinya ada beberapa ruangan yang digunakan sebagai tempat tinggal (semoga saya salah). Saya tidak masuk ke dalam gedung sebagaimana yang saya lakukan saat berkunjung terakhir kalinya, hanya berjalan-jalan menyusuri jalur jalan ditengah dan didinding benteng. Sepertinya ada beberapa bagian benteng yang rusak, karena setahu/seingat saya saat SMA bagian atas dinding dalam benteng terhubung satu sama lain dan dapat diputari. Namun saat akan melakukannya kembali ternyata ada bagian yang tidak dapat dilalui (sekali lagi semoga saya salah).

Saat berkunjung ternyata benteng tersebut juga digunakan sebagai area yang menarik digunakan dalam sesi fotografi karena terdapat beberapa model dan fotografer yang sedang melakukan sesi foto dan juga digunakan oleh sebuah group dancing dalam berlatih.

Dapat terlihat betapa kokoh dan pentingnya benteng tersebut saat itu dengan masih utuh dan tetap tersusunnya sebagian besar bebatuan dengan baik walaupun telah melalui, yang saya percaya, berbagai peperangan dan terpaan cuaca/iklim pantai.

Semoga pemerintahan daerah Makassar terus menjaga, meningkatkan fasilitas dan melestarikan benteng tersebut sebagai sarana kunjungan wisata dan edukasi bagi masyarakat Makassar, Indonesia, bahkan dunia.

RIP Ayahku

Hari ini tepat 2 minggu sejak kepergian ayahku tercinta, terkadang perasaan dalam hati saya bahwa beliau masih ada walaupun kenyataannya sudah tiada. Kenangan indah bersamanya akan abadi selama hayat dikandung badan…

Almarhum mengajarkan kepada kami anak-anaknya bagaimana berpegang teguh kepada prinsip dalam hidup, dengan segala konsekuensinya. Beliau telah memberikan yang terbaik kepada keluarga dan lingkungannya, dengan semua kelebihan dan kekurangan… sekitar 11 tahun beliau berjuang menghadapi penyakit diabetes dengan berbagai komplikasi yang terus menggerogoti fisik dan mentalnya. Akhirnya Sang Pencipta pada pagi 15 Januari 2016 memanggilnya pulang… dan kami harus merelakan dan siap menghadapi rancangan indah-Nya, karena rancangan-Nya adalah yang terbaik bagi siapapun.

Selamat jalan ayahku, beristirahatlah dalam damai disisi Tuhan Yesus Kristus sebagaimana imanmu selama engkau hidup, Amin.

UFO?? di langit Papua….

Hari Minggu yang cerah, 15 Februari 2015.. bis yang saya tumpangi mulai bergerak dari Shopping Center Tembagapura. Jam hampir menunjukkan pukul 7 pagi. Kami menuju MP 66 dan berhenti sebentar menunggu bus lainnya untuk turun ke Lowland dalam konvoi terkawal.

Setelah bus lainnya datang kami bergabung dan mulai meninggalkan MP 66, menuruni punggung pegunungan Jayawijaya menuju Timika. Bis yang saya tumpangi adalah bis yang digunakan untuk karyawan yang akan cuti sehingga tujuan bis tersebut adalah Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika. Baca lebih lanjut